Bantar Gebang, 8 Januari 2008
Kemarin petang saya dan pasukan saya menyeberangi Selat Sunda dari Bakauheni ke Merak. Sebelumnya sudah saya baca laporan bahwa ketinggian ombak di Selat Sunda bagian selatan sekitar 2.5 - 3 m, cukup tinggi utk diseberangi. Tetapi di bagian utara mungkin paling tinggi sekitar 1 m yang masih aman untuk pelayaran. Dari bendera penanda arah-angin bisa dipastikan bahwa kecepatan angin lebih dari 20 knot. Sehingga ferry memang harus berlayar zig-zag menyesuaikan arah terjangan ombak. Saya rasa sang kapten tidak sempat menikmati musik dangdut kegemarannya karena harus bekerja dengan lebih serius. Dulu saya pernah beberapa kali bergurau dengan ombak yang setinggi 3 m atau kadang lebih dengan perahu nelayan yang panjangnya hanya 10 meteran. Sungguh sebuah kenikmatan advonturir yang sangat mengasyikkan meski sebenarnya tidak perlu dilakukan oleh orang yang cukup waras. Itu dulu sewaktu masih muda, tentu tidak pantas lagi bagi orang yang overseket seperti saat ini.


